”mudahnya mengakses berita terkini: Pergeseran khalayak menuju smartphone”
Dalam era perubahan media yang pesat, cara konsumen mengakses berita terkini menjadi fenomena yang sangat mencolok, pergeseran yang signifikan dari media tradisional ke smartphone sebagai sumber utama informasi menggambarkan perubahan perilaku konsumen yang mendalam. Dalam konteks ini,tiga narasumber yang berbeda memberikan pendapatnya.
Alfian darmawan(21 thn) seorang mahasiswa jurusan teknik informatika mengatakan “kecepatan dan aksebilitas menjelma sebagai keunggulan utama dalam memilih smartphone sebagai sarana utama, untuk mendapatkan berita terkini, Dalam era dimana segalanya berlangsung cepat, pengguna ingin mendapatkan informasi tanpa hambatan. Smartphone memungkinkan akses instan dengan hanya menyentuh layar,” Jelas Alfian.
Aplikasi berita yang dioptimalkan untuk perangkat mobile dan pemberitahuan menjadi komponen kunci dalam memenuhi kebutuhan akan kecepatan.” Aplikasi berita menyajikan konten secara efisien, diadaptasi untuk layar kecil, dan pemberitahuan serta memastikan pengguna tetap terinformasi tanpa harus secara aktif mencari,” tambahnya.
Puput annaharsya’ (20 tahun) “Kehadiran smartphone telah mengubah total bagaimana khalayak mengonsumsi informasi dan berita saat ini. Jika dulu masyarakat masih mengandalkan surat kabar dan siaran TV sebagai sumber informasi utama, kini perangkat pintar di genggaman tangan sudah menggantikan dominasi platform lama tersebut. Kapanpun dan di manapun, berita-berita terbaru dari belahan dunia manapun kini tersedia tak terbatas di ujung jari. Ini secara drastis meningkatkan keluasan wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang isu-isu aktual di sekitar mereka. Tak perlu menunggu waktu free, berita sudah bisa diakses real time 24 jam penuh tiap harinya. Lewat aplikasi berita populer macam Tirto.id, Kompas.com atau Kumparan.com, kini khalayak dimanjakan dengan derasnya informasi non-stop 7x24 jam setiap harinya. Berita terkini dari penjuru tanah air atau internasional selalu ter-update. Anda bisa mengetahui peristiwa dan fakta terbaru di luar sana hanya dalam hitungan menit atau bahkan detik setelah kejadian. Tak hanya itu, berita juga hadir dari banyak perspektif melalui kolom opini, tajuk analisis, hingga liputan multi-outlet. Khalayak bebas memilih variasi sudut pandang mana yang hendak dibaca dan diyakini. Ini memperkaya wawasan pembaca. Namun terkadang berujung pada kebingungan karena keragaman pandangan yang ada. Di sisi lain, arus informasi tak terbendung ini kerap bermuatan hoaks, berita setengah matang atau bahkan hasutan kebencian yang justru meracuni pikiran khalayak.”
Silvi ani rizki(34 tahun) berpendapat “Saya melihat perkembangan teknologi dan platform digital sebagai pendorong utama dalam mempermudah akses terhadap berita. Dengan munculnya berbagai aplikasi berita di perangkat seluler, informasi sekarang dapat diakses dengan cepat dan efisien. Aplikasi tersebut memberikan personalisasi, memungkinkan pengguna untuk menyusun berita sesuai minat mereka. Selain itu, keberadaan situs berita online juga menjadi kontributor besar, memungkinkan akses tanpa batas kapan saja dan di mana saja. Namun, meskipun kemudahan ini memberikan keuntungan, kita juga dihadapkan pada tantangan kebenaran informasi. Pada era informasi yang begitu cepat, verifikasi fakta dan kepercayaan terhadap sumber berita menjadi krusial. Platform media sosial, sementara memungkinkan berbagi informasi secara luas, juga dapat menjadi wadah penyebaran berita palsu. Oleh karena itu, sementara kita menikmati kemudahan akses, penting untuk tetap kritis dan selektif terhadap informasi yang kita konsumsi, serta mengandalkan sumber berita terpercaya untuk memastikan akurasi dan integritas informasi.” Jawabnya.
Jadi,Dalam era digital yang terus berkembang, pergeseran konsumen menuju smartphone sebagai sumber utama berita menjadi sebuah gejala yang mencolok. Kecepatan, aksesibilitas, dan personalisasi informasi melalui aplikasi berita telah mengubah cara masyarakat memperoleh dan menyampaikan berita. Meskipun memberikan keuntungan besar dalam meningkatkan wawasan dan keterbukaan informasi, kehadiran smartphone juga menimbulkan tantangan baru, seperti penyebaran berita palsu dan kebingungan akibat keragaman pandangan. Oleh karena itu, di tengah kemudahan akses, penting bagi masyarakat untuk tetap kritis, selektif terhadap sumber informasi, serta memastikan kebenaran dan integritas berita yang dikonsumsi.
Nama: LILIS HANDAYANI
Nim: 23041184370
Komentar
Posting Komentar